si mailida tea

Senin, 31 Oktober 2011

INDAHNYA PENGERTIAN DARINYA

malam ini ku duduk diam terperanga

merenung kedalam sanubariku

hawa dingin tak hentinya menerpa diriku

yang kini galau memikirkan mu



apa salahku…

ku selalu mencoba mengerti akan dirimu

tetapi aku yang dipersalahkan

atas semua kejadian ini



terkadang ku tak menyadari.

keegoisan pada diri ini

yang membuatmu menjadi benci

yang membuatmu menjadi bosan



tapi.. taukah kamu

bibirku ini tak bisa berkata

susah tuk berucap

selain berkata “aku sayang kamu”



tolong….., mata ku buta

sulit untuk memandang

susah untuk melihat
tapi bisa melihat fotomu

yang terpampang di dinding kamarku



kekuatan cinta yang selama 1 tahun menyatukan kita

tak akan pernah luntur oleh usia

karena keyakinan kita

semua akan kembali biasa



malam ini ku terbaring

dibawah cahaya rembulan

yang menghangatkanku

dari dinginya sikapmu



Bekasi, 31 agustus 2011

Senin, 04 Juli 2011

Bukan untuk senang senang

andaikan hidup ini tidak ada selang waktu maka kita akan merasakan kepedihan hati yang tak akan pernah terduga sebelumnya..terkadang manusia serasa sulut mensukuri yang di berikan tuhan kepada kita,namun begitu banyak pelajaran yang dapat diambil oleh manusia yang tidak semourna yang selalu mengkambinghitamkan setiap yang tidak sesuai dengan kesenahatinya alangkah kerdilnya manusia menyikapi segala sesuatu yang terkadang tidak berniai apapun yang ada ,sungguh menakjubkan manusia dengan segala kekuranganya dijadikan oleh tuhan sebagai mahlk yang paling sempurna bahkan lebih melebihi malaikat yang sangat mulia sekalipun padahal manusia tidakada hari harinya yang tidak di sertai dosa,baik dosa yang kecil maupun dosa yang terkaang besar yang menyebabkan allah swt murka terhadap manusia sungguh kerdil manusia tercipta dijadikan yang terbaik namun sedikit sekali mensyukurinya,padahal banyakk para pendahulu yang hina dan diberikan pelajaran akibat tdk bersukurnya manusia tersebut kepada tuhan sebut saja kejahatan yang dilakukan firaun yang melampui batas wajar selaku manusia sehingga dirinaya mengaku sebagai tuhan yang sungguh membuat allah swt murka sehingga dia ditenggelamkan oleh allah swt dilaut merah yang menjadikanya sebagai orang ang dikenal zalim disaat memperintahan kerajaan mesir beserta bala tentaranya padahal kelakianya terkadang menjadikanya seorang yang menginginkan keyakinan yang tidak pernah bertpi sekalipun

kemenangan telah dekat

aw aw aw...
gerutu aku saat diriu mengetahui kalau salma yang ku kagumi selama ini ternyata menyimpan sejuta perasaan terhadapku.akupun ikut terbawa arus yang jauh disaat ia mengungkapkanya kepadaku.alangkah beruntungnya aku menjadi manusia biasa yang tdk sempurna yang terkadang salah yang terkadang silaf,apakah ia melihatku dari sebelah sisi saja padahal ksimpulanku berkata diriku bukan yang terbaik untuknya

Selasa, 14 Juni 2011

KEAJAIBAN BULAN RAJAB

Tidak treasa umur menggerogoti kita tahun berganti tahun umur kita semakin berkurang di dunia padahal masih baru dalam ingatan kita kita merayakan hari raya seras baru kemarin namun hari ini kita sudah berada di bulan rajab yang mulia artinya sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci ramadhan yang rasulullah mewasiatkan kepada kita supaya mempersiapkan diri sebaik mungkin agar tidak terlewatkan sedekitpun dibulan tersebut kecuali kita mampu mengupulkan amalan yang sebaik baiknya sehingga kita mendapatkan keridhoan alllah Swt bulan rajab sesuai yang rasulullah saw sabdakan memiliki kemuliaan yang tidak terkira banyaknya barang siapa yang berpuasa di bula rajab barang satu hari maka allah swt akan membalasnya seolah olah ia berpuasa selama satu tahun waw sungguh luas rahmat allah swt hanya dengan 1 hari dibalas seolah2 berpuasa selama 1 tahun adakah manusia yang sanggup memberikan imbalan darisebuah pengorbanan yang sangat sedikit dengan 100 kali lipat tentu tidak ada yang sanggup jangan kan 100 kali lipat terkadang dengan bayaran yang setimpal dengan pekerjaan aja manusia masih mengeluh namun robulizah sanggup memberikan pahala yang sangat besar kepada siapa saja yang mau berkorban sedikit saja di bulan rajab maka allah akan bagi dengan ganjarn yang sangat besar darinya maka kapan lagi kita akan memulainya kalau ukan berasal dari diri kita maka darimana lagi kita akan memulainya menunggu orang lain yang akan menggantikan posisi kita supaya mengamalkan itu semua sungguh mimpi yang hanya menyandarkan pada angan angan yang tidak jelas uung pangkalnya yang membuat manusia terkadang seolah seperti mahluk yang tidak pandai berterimakasih kepadanya yang padahal jika kita mau memuhasabah diri betapa banyak nikmatnya yang sangat bayak diberikan kepada kita sungguh bodoh dan lalimna manusia yaseolah olah kita manusia yang paling sempurna padahalng tak pernah merasa bersukur atas nikmat nikamat yang telah di beriknay kepada kita padahal nikamt itu sudah tidak terkitra banyaknya sungguh kerdil manusai menyikapi nikmat allah yang begitu banyak dan luasnyadiberikan padaal manusai hidup di kepada kita cuma sebatas waktu yang sangat singakat dan tdk memilikai karena memulai kebaikan biasanya berat tapi jiaka sudah di laksanakan akan menjadi ringan laksana ringanya sebuah kapas yang di letakan dalam sebua dalam setiap kegalauan yang manusia rasakan
tangan seseorang yang sangat berat adanya namun manusia terkadang tidak bisa membaca setiap kesempatan yang diberikan oleh yang mahakuasa yang terkadang melupakan norma norma yang manusia mengandalkan sesuatu ynag

Kamis, 02 Juni 2011

Pelepasan sijagoan Hati

Tidak Terasa waktu begitu cepat berlalu terus mengikis jatah hidup yang diberikan sang pencipta rasanya belum lama dalam ingatan menyeka air mata disaat harus mengucapkan selamat tinggal buat Murid Murid yang sangat Qu banggakan

Kamis, 17 Februari 2011

MAKALAH RPP BAHASA INDONESIA

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Illahi Robbi, shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan pada Nabi Muhammad saw. Berkat karunia yang senantiasa diberiksehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyusun makalah ini, terutama pada rekan-rekan yang senantiasa memberikan dorongan dan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini, semoga Allah SWT membalas dengan ganjaran yang berlipat ganda, ”Amiin”
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Perencanaan Pendidikan Biologi, yang membahas tentang “Komponen Perencanaan Pembelajaran”. Penulis menyadari bahwa masih terdapat beberapa kelemahan atau kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu, segala tegur sapa, kritik, koreksi dan saran yang diberikan akan penulis sambut dengan kelapangan hati guna perbaikan pada masa yang akan datang.

Akhir kata, penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan motivasi bagi siapa saja yang membaca dan memanfaatkannya.





DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………..................................................................................... i
ISI................................................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………………... 1
A. Latar Belakang Masalah…………………………………………………………. 1
B. Rumusan Masalah………………………………………………………………... 1
C. Tujuan Pembahasan……………………………………………………………… 2

BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………………………………. 3
A. Pengertian RPP
B. Komponen Perencanaan Pembelajaran…………………………………………... 3
C. Fungsi RPP
D. Tujuan dari Pembelajaran………………………………………………………... 9
E. Cara Merumuskan Tujuan Pembelajaran………………………………………...10

BAB III SIMPULAN…………………………………………………………………………… 14
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………... 15














BAB I
PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG MASALAH

Kegiatan menyusun rencana pembelajaran merupakan salah satu tugas penting guru dalam memproses pembelajaran siswa. Dalam perspektif kebijakan pendidikan nasional yang dituangkan dalam Permendiknas RI No. 52 Tahun 2008 tentang Standar Proses disebutkan bahwa salah satu komponen dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yaitu adanya tujuan pembelajaran yang di dalamnya menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.

Agar proses pembelajaran dapat terkonsepsikan dengan baik, maka seorang guru dituntut untuk mampu menyusun dan merumuskan tujuan pembelajaran secara jelas dan tegas. Oleh karena itu, melalui tulisan yang sederhana ini akan dikemukakan secara singkat tentang apa dan bagaimana merumuskan tujuan pembelajaran. Dengan harapan dapat memberikan pemahaman kepada para guru dan calon guru agar dapat merumuskan tujuan pembelajaran secara tegas dan jelas dari mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.

B.RUMUSAN MASALAH
Mempelajari latar belakang masalah maka penulis menyusun rumusan masalah sebagai berikut: :

1. Apakah komponen dari pembelajaran itu?
2. Apakah tujuan dari pembelajaran?
3. Bagaimana cara merumuskan tujuan pembelajaran?

C.TUJUAN PEMBAHASAN
Adapun yang menjadi tujuan pembahasan makalah ini adalah untuk mengetahui :
1. Komponen Pembelajaran
2. Tujuan dari Pembelajaran
3. Cara Merumuskan Tujuan Pembelajaran




BAB I
PEMBAHASAN

A. Komponen Perencanaan Pembelajaran

Ukuran minimal komponen rpp sesuai dengan ktsp:
1.Tujuan pembelajaran
2.Materi ajar
3.Metode pembelajaran
4.Sumber belajar
5.Penilaian hasil akhir pembelajaran
Sementara beberapa komponen pembelajaran adalah, berikut:

1. Standar kompetensi merupakan uraian fungsi dan tugas atau pekerjaan yang mendukung tercapainya kualifikasi peserta didik
2. Kompetensi dasar / subkompetensi merupakan sejumlah tugas / kemampuan untuk mendukung ketercapaian standar kompetensi
3. Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diamati dan diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Merupakan substansi pembelajaran utama yang berfungsi menunjang pencapaian kompetensi dasar/subkompetensi, mencakup keseluruhan ranah kompetensi(pengetahuan,keterampilan dan sikap)
4. Tujuan pembelajaran.

Tujuan merupakan cita-cita yang ingin di capai dari pelaksanaan pembelajaran. Tidak ada suatu pembelajaran yang di program kan tanpa tujuan, karena hal itu merupakan suatu hal yang tidak meiliki kepastian dalam menentukan arah, target akhir dan prosedur yang dilakukan.
Tujuan dalam pembelajaran merupakan salah satu suatu cita-cita yang bernilai normatif. Sebab dalam tujuan terdapat sejumlah nilai yang harus di tanamkan kepada siswa. Nilai-nilai itu nantinya akan mewarnai cara siswa bersikap dan berbuat dalam lingkungan sosial baik di sekolah maupun diluar sekolah.

Tujuan mempunyai jenjang dari yang luas dari yang umum sampai pada yang sempit/ khusus. Semua tujuan itu berhubungan antara satu dengan yang lainnya,dam tujuan di atasnya. Bila tujuan terendah tidak tercapai, maka tujuan diatasnya tidak tercapai pula. Hal ini di sebabkan karena tujuan itu berikutnya merupakan turunan dari tujuan sebelumnya. Oleh karena itu, aspek tujuan pembelajaran merupakan yang paling utama, yang harus dirumuskan secara jelas dan spesipik karena menentukan arah.

Tujuan-tujuan pembelajaran harus berpusat pada perubahan perilaku siswa yang diinginkan, dan karenanya harus dirumuskan secara operasional, dapat diukur dan dapat diamati ketercapaiannya.
Salah satu sumbangan terbesar dari aliran psikologi behaviorisme terhadap pembelajaran bahwa pembelajaran seyogyanya memiliki tujuan. Gagasan perlunya tujuan dalam pembelajaran pertama kali dikemukakan oleh B.F. Skinner pada tahun 1950. Kemudian diikuti oleh Robert Mager pada tahun 1962 yang dituangkan dalam bukunya yang berjudul Preparing Instruction Objective. Sejak pada tahun 1970 hingga sekarang penerapannya semakin meluas hampir di seluruh lembaga pendidikan di dunia,termasuk di Indonesia.
Merujuk pada tulisan Hamzah B. Uno (2008) berikut ini dikemukakan beberapa pengertian yang dikemukakan oleh para ahli. Robert F. Mager (1962) mengemukakan bahwa tujuan pembelajaran adalah perilaku yang hendak dicapai atau yang dapat dikerjakan oleh siswa pada kondisi dan tingkat kompetensi tertentu. Kemp (1977) dan David E. Kapel (1981) menyebutkan bahwa tujuan pembelajaran suatu pernyataan yang spesifik yang dinyatakan dalam perilaku atau penampilan yang diwujudkan dalam bentuk tulisan untuk menggambarkan hasil belajar yang diharapkan. Henry Ellington (1984) bahwa tujuan pembelajaran adalah pernyataan yang diharapkan dapat dicapai sebagai hasil belajar. Sementara itu, Oemar Hamalik (2005) menyebutkan bahwa tujuan pembelajaran adalah suatu deskripsi mengenai tingkah laku yang diharapkan tercapai oleh siswa setelahberlangsung pembelajaran. .

Meski para ahli memberikan rumusan tujuan pembelajaran yang beragam, tetapi semuanya menunjuk pada esensi yang sama, bahwa .
1. tujuan pembelajaran adalah tercapainya perubahan perilaku atau kompetensi pada siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran; (2) tujuan dirumuskan dalam bentuk pernyataan atau deskripsi yang spesifik. Yang menarik untuk digarisbawahi yaitu dari pemikiran Kemp dan David E. Kapel bahwa perumusan tujuan pembelajaran harus diwujudkan dalam bentuk tertulis. Hal ini mengandung implikasi bahwa setiap perencanaan pembelajaran seyogyanya dibuat secara tertulis (written plan).
Upaya merumuskan tujuan pembelajaran dapat memberikan manfaat tertentu, baik bagi guru maupun siswa. Nana Syaodih Sukmadinata (2002) mengidentifikasi 4 (empat) manfaat dari tujuan pembelajaran, yaitu: (1) memudahkan dalam mengkomunikasikan maksud kegiatan belajar mengajar kepada siswa, sehingga siswa dapat melakukan perbuatan belajarnya secara lebih mandiri; (2) memudahkan guru memilih dan menyusun bahan ajar; (3) membantu memudahkan guru menentukan kegiatan belajar dan media pembelajaran; (4) memudahkan guru mengadakan penilaian.
Dalam Permendiknas RI No. 52 Tahun 2008 tentang Standar Proses disebutkan bahwa tujuan pembelajaran memberikan petunjuk untuk memilih isi mata pelajaran, menata urutan topik-topik, mengalokasikan waktu, petunjuk dalam memilih alat-alat bantu pengajaran dan prosedur pengajaran, serta menyediakan ukuran (standar) untuk mengukur prestasi belajar siswa.
5.Materi pelajaranMateri pelajaran merupakan unsur belajar yang penting mendapat perhatian oleh guru. Materi pelajaran merupakan medium untuk mencapai tujuan pembelajaran yang dikonsumsi oleh siswa. Oleh karena itu, penentuan materi pelajaran mesti berdasarkan tujuan yang hendak dicapai, dalam hal ini adalah hasil-hasil yang diharapkan, misalnya berupa pengetahuan,keterampilan,sikap,dan pengalaman lainnya.
Materi pelajaran yang diterima siswa harus mampu merespon setiap perubahan dan mengantisipasi setiap perkembangan yang akan terjadi di masa depan. Karena itu, materi pelajaran menurut Suharsimi Arikunto (1990) merupakan unsur inti yang ada didalam kegiatan belajar mengajar, karena memang materi pelajaran itulah yang diupayakan untuk dikuasai oleh siswa. Oleh karena itu, guru khususnya atau penngembangan kurikulum umumnya, harus memikirkan sejauh mana bahan-bahan atau topic yang tertera dalam silabi berkaitan dengan kebutuhan siswa dimasa depan. Sebab, minat siswa akan bangkit bila suatu materi pelajaran yang diajarkan sesuai dengan kebutuhannya. Maslow sebagaimana dikutip dari Sudirman (1987) berkeyakinan bahwa minat seseorang akan muncul bila sesuatu itu terkait dengan kebutuhannya. Jadi, materi pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa akan memotivasi siswa dalam jangka waktu tertentu. Nana Sudjana (2000) menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menetapkan materi pelajaran,diantaranya:
1. Materi pelajaran harus sesuai dan menunjang tercapainya tujuan.
2. Materi pelajaran yang ditulis dalam perencanaan pembelajaran terbatas pada konsep saja, atau berbentuk garis besar bahan tidak pula diuraikan terinci.
3. Menetapkan materi pelajaran harus serasi dengan urutan tujuan.
4. Urutan materi pelajaran hendaknya memperhatikan kesinambungan (kontinuitas).
5 Materi pelajaran disusun dari yang sederhana menuju yang kompleks, dari yang mudah menuju yang sulit, dari yang kongkrit menuju yang abstrak. Dengan cara ini siswa akan mudah memahaminya.











BAB 1II
SIMPULAN

Seorang guru dalam merencanakan pembelajaran dituntut untuk dapat merumuskan tujuan pembelajaran secara tegas dan jelas.perumusan tujuan pembelajaran dapat memberikan manfaat tertentu bagi guru maupun siswa Saat ini telah terjadi pergeseran dalam merumuskan tujuan pembelajaran dari penguasaan bahan ke penguasan performansi.Tujuan pembelajaran adalah suatu pernyataan yang spesifik yang dinyatakan dalam perilaku atau penampilan yang diwujudkan dalam bentuk tulisan untuk menggambarkan hasil belajar yang diharapkan.
Tujuan pembelajaran seyogyanya dirumuskan secara jelas, yang didalamnya mencakup komponen: Audience,Behavior,Condition dan Degree.


DAFTAR PUSTAKA

Dr. Hamzah B. Uno, M.pd. perenanaan pembelajaran . 2006. PT Bumi Aksara: Jakarta.
Nana Syaodih Sukmadinata. 2002. Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Omar Hamalik.2005. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Bandung: Bumi Aksara